Cara Menanam Jahe Di Halaman Rumah (Dijamin 100% Berhasil)

Cara Menanam Jahe Di Halaman Rumah (Dijamin 100% Berhasil) – Jahe merupakan salah satu bahan untuk bumbu yang wajib ada di dapur, fungsinya yang banyak baik untuk kebutuhan masak sampai kesehatan membuatnya selalu dicari hampir semua orang. Oleh karena itu setiap warung sayur kecil sampe supermarket besar pasti menyediakan jahe dalam jualannya. Tapi bagaimana bila kita dapat mendapatkan jahe tersebut tanpa membeli?

Kali ini Gardenious akan memberikan cara menanam jahe di sekitar rumah, bisa di halaman, teras atau pekarangan. semoga ketika kita dapat menanam jahe sendiri, biaya untuk membelinya bisa dialihkan untuk kebutuhan yang lebih urgen lainnya.

Cara Menanam Jahe
source/klikdokter

Kenapa Jahe Yang Ditanam?

Jahe bisa dibilang termasuk kategori tanaman yang mudah untuk dibudidaya, perawatan yang tidak terlalu sulit, kebutuhan nutrisi yang mudah didapat, manfaat baik dalam masakan dan kesehatan serta nilai jual yang tinggi menjadikannya pilihan yang tepat untuk ditanam mandiri.

Berikut Gardenious berikan tips menanam jahe mandiri di sekitar rumah

Cara Menanam Jahe

  1. Pilih bibit jahe yang bagus, ukuran besar dan terlihat segar bisa menjadi ciri-ciri bibit jahe bagus, selain itu perlu dipastikan tidak ada bekas hama atau parasit seperti terlihat bekas luka. Ada beberapa jenis jahe yang umum dibudidaya di Indonesia, diantaranya adalah Jahe putih besar, Jahe putih kecil dan Jahe merah.

    Cara Menanam jahe
    Jahe Merah | Source/Ulyadays
  2. Taruh bibit jahe yang sudah dipilih di tanah atau boleh di ruangan yang berhawa sejuk, misal di ruangan ber AC (pengalaman pribadi). pastikan tidak ada sinar matahari yang menyinari, siram dengan air biasa, kemudian biarkan beberapa hari sampai muncul tunas dengan tinggi 1-2 cm.
  3. Pisahkan jahe yang bertunas dengan yang tidak bertunas, biasanya jahe yang tidak bertunas telah mati atau terkena penyakit, tujuan dari pemisahan ini adalah supaya penyakitnya tidak menular.
  4. Sediakan media tanam, bisa didapat langsung dengan cara membeli atau bisa juga membeli hanya pupuknya kemudian dicampur sendiri dengan tanah yang ada di rumah. Khusus apabila mencampur pupuk dengan tanah, perbandingannya adalah 1:1, kemudian setelah dicampur, biarkan campuran tadi kurang lebih 1 minggu untuk terfermentasi dengan baik dan media tanam siap digunakan.
  5. Tanam jahe yang sudah bertunas tadi dengan kedalaman 5-10 cm, pastikan tunasnya di atas permukaan tanah, dan jahenya tertutup dengan tanah semua, siram dengan air, usahakan sirkulasi airnya bagus, artinya air tidak menggenang, apabila di pot maka lubang airnya lancar, apabila di pekarangan rumah air tidak menggenang. Waktu yang tepat untuk mulai menanam adalah ketika masuk musim kemarau atau setelah musim hujan berakhir.

Jahe dengan pertumbuhan yang baik biasanya dapat dipanen ketika sudah berumur 8 bulan, silahkan apabila ingin menanam tunas jahe tiap bulan sampai nanti panen di bulan ke-8, sehingga setelah bulan ke delapan kita bisa panen setiap bulannya, jahe berkualitas pekarangan sendiri. Terima kasih sudah membaca artikel di Gardenious apabila ada yang ingin didiskusikan atau ditanyakan bisa tinggalkan komentar. semangat!

Leave a Comment